Majalah Jurnal Bekasi

Majalah Jurnal Bekasi, Portal Jurnal Bekasi, Berita Bekasi, Info Caleg Bekasi, Bekasi Terkini dan Terlengkap

Kursi Ketua PGRI Diperebutkan Birokrat dan Guru

Published on Sep 26 2012 // Pendidikan, Purwakarta, Top

Nana Suryana di Anggap Calon Terbaik

Jurnal Bekasi – Pemilihan Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) di Kabupaten Purwakarta rencananya tidak lama lagi akan segera di laksanakan. Pasalnya Ketua PGRI Kabupaten Purwakarta periode 2007-2012 Deddy Effendi yang juga Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Purwakarta akan habis masa jabatannya.

Pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Purwakarta nantinya akan ditentukan dalam Konfercab. Namun waktu penyelenggaraannya belum ditentukan. Terhembus kabar, Jabatabn Ketua PGRI ini akan diperebutkan beberapa calon yang akan maju baik dari kalangan pejabat struktural maupun dari kalangan guru.

nana suryana salah satu calon ketua PGRI Purwakarta

Kabar ini ternyata mengundang reaksi dari beberapa kalangan. Status dan perjalanan calon menjadi perbicaraan hangat, dikarenakan jabatan ketua PGRI dianggap sebagai penentu maju mundurnya kalangan guru yang ada di kepengurusan dan anggota PGRI Kabupaten Purwakarta nantinya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kabupaten Purwakarta Utju Sutisna Spd,Mpd berdsms Tarigan dari Jurnal Bekasi diruang kerjanya mengatakan seharusnya jabatan ketua PGRI dipegang calon dari kalangan guru. Alasannya, agar ketua PGRI ini nantinya bisa memahami dan menjadi acuan agar para guru yang berada dalam naungan PGRI lebih terarah dan menjauhkan dari kesenjangan tingkat guru ataupun pengajar ditingkatan sekolah apapun.

“Jabatan seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia) adalah seorang dokter, maka PGRI pun harus seorang guru. Dengan begitu, tupoksi (tugas pokok dan pungsi) lebih mudah dipahami, di karenakan ketua PGRI adalah orang yang benar-benar mumpuni dan berpengalaman dibidangnya,” ujarnya.

 Kemudian, sambung Utju, apabila jabatan ketua PGRI dijabat oleh kalangan struktural dikhawatirkan ditubuh organisasi tidak dapat menjalankan programnya, dikarenakan kurang memahami keadaan guru dengan tingkat pendidikan dan segala permasalahannya, ditambah lagi dalam menjalankan program akan terbagi-bagi. “Hal semacam ini dapat saja menjadikan suatu kesenjangan dan masalah baru yang dapat terjadi di wilayah Organisasi PGRI,” terangnya.

Ketika ditanyakan calon yang akan maju nanti Utju mengatakan, sampai saat ini yang layak didukung hanya Nana Suryana. Pertama dirinya adalah guru dan kedua jam terbangnya sudah tinggi dalam dunia pendidikan. Nana juga merupakan salah satu pengurus di PGRI Kabupaten Purwakarta. “Dengan Visi dan Misi nya jelas sampai hari ini, saya memandang Nana Suryana layak untuk maju menjadi Ketua PGRI Kabupaten Purwakarta,” tandasnya

Hal senada diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Komisi IV M.Alwi Dhani yang juga sebagai Ketua Baleg DPRD Kabupaten Purwakarta. Menurutnya, memang seharusnya Jabatan Ketua PGRI Kabupaten Purwakarta dan seluruh PGRI yang ada di Indonesia ini selayaknya dijabat oleh seorang guru, independent, mampu dalam finansial dan mumpuni dalam mengatasi berbagai masalah dikalangan guru. Kalaupun ada dari kalangan birokrat ataupun pejabat struktural selayaknya juga jangan dipaksakan.

“Seharusnya kalangan birokrat diposisikan sebagai penasehat ataupun posisi lainnya yang dapat membuka komunikasi dengan kalangan guru,” jelasnya seraya mengatakan,  kalaupun dipaksakan untuk jabatan ketua PGRI dari kalangan Birokrat, disarankan agar  wajib memahami terlebih dahulu bagaimana dan seperti apa guru-guru yang ada di Kabupaten Purwakarta dari semua sudut pandang.  (Tarigan/Asep Ahmad/JurnalBekasi.com)