

Deltamas, Cikarang Pusat – Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan kick off TPK dan rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting secara daring yang bertempat di command center Diskominfosantik pada selasa, (30/05/2023),
Acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dilanjutkan dengan Mars KB. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala DPPKB Kabupaten Bekasi, Ibu Firzawati. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh seluruh TPPS kabupaten dan TPPS tingkat kecamatan Se-kabupaten Bekasi.
Pada Kesempatan ini Kepala DPPKB Kabupaten Bekasi yakni Ibu Firzawati berharap dengan adanya TPK Kabupaten Bekasi dapat membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Bekasi, dan dengan adanya Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bergerak di tiap desa hingga kecamatan, hasil pendampingan oleh TPK dapat dijadikan acuan untuk evaluasi dan monitoring secara bsrkala baik oleh TPPS desa maupun kecamata sehingga bisa dilakukan penanganan yang sinergi untuk menyelesaikan kasus stunting yang terjadi di wilayah ini
Dalam sambutannya sekda kabupaten Bekasi, bapak dedy Supriyadi mengatakan bahwa ia merasa optimis dengan dibentuknya tim pendamping keluarga (TPK) sebanyak 2.398 yang tersebar di 187 Desa atau kelurahan di wilayah kabupaten Bekasi, ia berharap dengan di lakukannya hal ini mampu mempercepat penurunan angka stunting hingga mencapai 14 persen di tahun 2024 sesuai dengan arahan Presiden RI. Lebih lanjut dikatakan oleh sekda kabupaten Bekasi, ia meminta TPPS kecamatan dapat terus menyiarkan gerakan bebas stunting serta harus berkolaborasi dengan lintas sektor dan stakeholder yang ada agar tercipta gerakan bersama yang saling bersinergi
Acara ini di hadiri oleh ketua TPPS kabupaten bekasi, Sekda Drs Dedy Supriyadi MM, dan TPSS tingkat kecamatan yang ada di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi
Dalam sambutannya sekda kabupaten Bekasi, bapak dedy Supriyadi mengatakan bahwa ia merasa optimis dengan dibentuknya tim pendamping keluarga (TPK) sebanyak 2.398 yang tersebar di 187 Desa atau kelurahan di wilayah kabupaten Bekasi, ia berharap dengan di lakukannya hal ini mampu mempercepat penurun stunting hingga mencapai 14 persen di tahun 2024. Lebih lanjut dikatakan oleh sekda kabupaten Bekasi, ia meminta unTPPs kecamatan dapat terus menyiarkan gerakan bebas stunting serta harus berkolaborasi dengan lintas sektor dan stakeholder yang ada agar tercipta gerakan bersama yang saling bersinergi.(Nyi)

