
Cikarang Selatan, Jurnalbekasi.com-Mendekati rangkaian acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-76, Desa Ciantra berkolaborasi dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta tengah fokus menyelenggarakan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bekasi Khususnya wilayah Cikarang Selatan dengan penerapan teknologi digital menggunakan layanan aplikasi Google Bisnisku.
Kegiatan ini digelar pada 13/07/23 bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Ciantra dihadiri seluruh Forum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) Kecamatan Cikarang Selatan serta para pelaku usaha.
Dalam arahannya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Hj. Dra Ida Farida menyampaikan apresiasi atas kontribusi komunitas akademik yang telah mendorong pengembangan dan peningkatan kemampuan pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini mengembangkan semangat wirausaha, tidak kalangan ibu-ibu dan juga di antara mahasiswa. “Jadi jangan lagi mengembangkan mereka untuk bekerja di sektor resmi seperti perusahaan-perusahaan karena jumlah perusahaan tersebut terbatas. tapi bagaimana mereka menjadi pengusaha yang kuat, dapat berskala nasional, regional maupun internasional,” katanya.
Pelatihan ini merupakan kegiatan pelatihan yang sudah dilakukan kesekian kali bersama Universitas Negeri Pembangunan Veteran Jakarta berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah beliau mengatakan pihaknya sangat menghargai kegiatan yang diprakarsai Oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta dimana dalam hal upaya pengembangan promosi secara digital UMKM Kabupaten Bekasi melalui google bisnis. Pihak universitas sudah banyak melakukan banyak hal seperti memfasilitasi pelaku usaha mikro menjadi usaha kecil, seperti pembelian mulai dari pembelian peralatan hingga memperkenalkan produk-produk UMKM berbasis teknologi sudah bisa dipasarkan ke berbagai platform digitalisasi,” ungkapnya.
Ida menyampaikan bahwa kolaborasi bersama antara akademisi, praktisi, pemerintah maupun masyarakat khususnya Dinas Koperasi dan UKM sebagai sebagai leading sektor yang memfasilitasi pelaku usaha UMKM untuk memasarkan dan mempromosikan produk-produk unggulan dari kabupaten Bekasi dapat menunjang perekonomian di Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik.
Termasuk juga dengan diberlakukannya Perda tentang pengamanan koperasi dan UMKM yang baru saja disetujui, tentu ini akan menjadi penguatan untuk UMKM di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Ketua Forum UMKM Cikarang Selatan, Jaeni Akbar menyatakan, di wilayah cikarang selatan telah terdaftar sebanyak 220 anggota yang terdistribusi di tujuh desa di kecamatan cikarang selatan. “Tujuan dari komunitas ini adalah menjadi tempat atau sarana bagi pengusaha untuk berkembang, berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan maupun lembaga pemerintahan,” ujarnya.
Sementara itu, ditempat yang sama Bapak Camat cikarang Selatan, Muhammad Said menyatakan, pelaku UMKM diharapkan mengetahui, memahami, serta akrab atau melek dengan penggunaan teknologi informasi yang berkembang saat ini. Dengan adanya demikian, pelaku UMKM tentunya bisnis akan lebih mudah ditemukan melalui internet, makin mudah di akses data bisnisnya dan sangat berpotensi dapat menjaring para pelanggan-pelanggan baru dan bisa memiliki jangkauan pasar lebih luas lagi. sekaligus bisa menjadi jembatan untuk menembus pasar luar negeri.
Oleh karena itu kami bekerja sama dengan institusi dan juga lembaga yang memiliki jaringan serta memahami IT itu sendiri dalam rangka membuka sebesar-besarnya pasar dari produk UMKM tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Dosen Peneliti UPN “Veteran” Jakarta, Budhi Marthana yang mendampingi kegiatan tersebut menambahkan, program kemitraan masyarakat ini memiliki sasaran untuk mendampingi masyarakat ekonomi produktif dalam hal ini pelaku UMKM agar usahanya lebih maju.
“Dari pengetahuan yang kami miliki, kita mencoba berbagi dengan mereka. Bagaimana strategi memasarkan produknya melalui digitalisasi dalam hal ini dengan memanfaatkan google bisnisku,” pungkasnya. (Syah)

