
Babelan, Jurnalbekasi.com – PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) apung berkapasitas 51.5 kWP yang berlokasi di Kilang LPG milik BBWM di Babelan, Bekasi, Jawa Barat sebagai wujud nyata terhadap peraturan dan inisiatif Pemerintah Pusat dan daerah terkait Energi Terbarukan untuk mencapai target Energi Terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 sesuai dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). PLTS ini diresmikan langsung oleh Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan kepada awak media bahwa PLTS ini adalah bukti pembangunan Kabupaten Bekasi sudah berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan dan dapat didedikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kemajuan ini kita dedikasikan buat peningkatan kesejahteraan rakyat i. Tentu akan sangat bangga jika apa yang telah kita bangun didengar dan diketahui oleh Masyarakat khususnya masyarakat kabupaten Bekasi dan beliau memastikan bahwa PLTS yang dibangun telah sesuai dengan tujuan,” jelasnya waktu diwawancarai, pada Sabtu (12/08/23).
Lebih lanjut beliau menjelaskan dibangunnya PLTS ini menjadi bentuk pengembangan Badan Usaha Milik Badan Daerah (BUMD) yakni PT BBWM yang bermanfaat buat menambah kapasitas dan produktivitas, lantaran tenaga gas yang waktu ini dipakai sudah menipis ketersediaannya. Dari beberapa alternatif, PLTS sudah termasuk dalam pengembangan yang sempurna lantaran masih dalam ranah usaha yang sama. “Strategi kita buat untuk usaha baru, lantaran bidang gas terdapat hambatan dimana ketersediaannya semakin menipis. PLTS ini masih satu rumpun usaha yang sama dan sebagai salah satu energi alternatif untuk digunakan di Indonesia.,” terangnya.
Menurutnya, kemampuan pengembangan sumber energi terbarukan sangat krusial mengingat energi minyak bumi yang semakin langka dan pemanasan global serta perubahan iklim yang makin hari kian terasa. Oleh karena itu, penggunaan PLTS dirasa sempurna lantaran bersifat ramah lingkungan. “apabila kita beralih ke sumber energi terbarukan, salah satunya penggunaan listrik yang bersumber dari panas matahari maka semakin sedikit ketergantungan kita pada bahan bakar fosil dan hasilnya dapat menghasilkan listrik yang ramah lingkungan,” jelasnya.
Meski penggunaannya masih pada termin internal, ia terus mendukung supaya listrik yang dihasilkan dapat di pasarkan khususnya ke daerah industri yg potensinya lebih besar . Hal ini bisa menarik minat para investor lantaran PT BBWM sudah menerangkan pengalamannya dalam mengelola sumber energi terbarukan. “Dengan adanya PLTS ini diharpakan dapat dijadikan sebagai bahan portofolio yang dapat menarik investor untuk bekerjasama, bagaimana industri Kabupaten Bekasi beralih ke tenaga listrik yg pangsa pasarnya akan jauh lebih besar kedepannya. Ucapnya
Direktur Utama PT BBWM, Prananto Sukodjatmoko, mengungkapkan bahwa PLTS ini adalah bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang menargetkan pada tahun 2025 nanti sebesar 23% sumber energi terbarukan sudah berjalan. Selain itu, PLTS menggunakan kapasitas panel 450 m2 yang membentuk tenaga sebanyak 51,lima kwt diharapkan nantinya dengan pemasangan panel surya dapat berkontribusi untuk mengurangi emisi gas karbon/CO2 sekitar 55,1 Ton/tahun yang setara dengan menyelamatkan 59,6 hektar hutan/tahun atau sama dengan penggunaan bensin 5.625,122 galon / pertahunnya. “Kami ikut mendukung kebijakan pemerintah yang menargetkan tahun 2025 telah 23% sumber energi terbarukan berjalan. Kami pula ikut berkontribusi mengurangi emisi karbon,” ungkapnya. Turut hadir pada kegiatan ini Asisten Ekonomi & Pembangunan Setda Kabupaten Bekasi, Komisaris PT. BBWM, dan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi. (Syah)

