
Kelurahan Wanasari, Jurnalbekasi.com – Kelurahan Wanasari tepatnya di RW 018 menjadi lokasi fokus (lokus) penilaian lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana) dengan tema Peduli Lingkungan Tingkat Nasional Tahun 2023.
Mewakili PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi Ria Sabaria Dani Ramdan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi Rahmat Atong hadir dan beri semangat pada Kelurahan Wanasari dalam program peninjauan di lapangan oleh Pokja IV Tim Penggerak PKK Pusat pada Kamis (31/08/23).
Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi mengaku optimis mampu meraih hasil terbaik dengan ditunjuknya RW O18 sebagai Pilot Project Gagah Bencana kategori Peduli Lingkungan tingkat nasional dilihat dari segala inovasi program yang telah dijalankan oleh Kelurahan Wanasari khususnya warga RW 18 Perum Bekasi Regensi II.
Di ungkapkan Dedy Supriyadi sebagai pemerintah daerah, kami bersifat kolaboratif dan fleksibel. Kami berharap ini bisa menjadi pilot project di tingkat nasional. Kami berharap pengawasan di lapangan ini dapat membawa hasil terbaik bagi Kabupaten Bekasi yang terpilih menjadi perwakilan Jawa Barat dalam kategori peduli lingkungan hidup. Insya Allah kami optimis dan percaya diri,” ungkapnya
Dihadapan Tim Penilai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kelurahan Wanasari Patmah Sarkum, STr Keb menjelaskan “Gambaran umum wilayah Kelurahan Wanasari dan segala fasilitas serta pelayanan-pelayanan yang dimiliki serta beberapa pencapaian penghargaan yang telah berhasil diraih oleh Kelurahan Wanasari. Kelurahan Wanasari merupakan wilayah dengan luas 572.615 Ha yang terdiri dari 43 RW dan 309 RT, Dengan Jumlah penduduk 99.751 jiwa sehingga pertumbuhan penduduk di Kelurahan Wanasari peningkatannya sangat pesat, dan dalam hal ini kelurahan wanasari memiliki sarana prasarana yang cukup lengkap meliputi sarana pendidikan, sarana peribadatan, sarana infrastruktur, sarana transportasi umum dan sarana kesehatan yang cukup memadai bagi masyarakat” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau mengatakan Kelurahan Wanasari saat ini masih berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat terhadap pelayanan pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) sesuai dengan yang dibutuhkan dan diharapkan, agar masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, sehingga terwujudnya kepuasan pelayanan yang menumbuhkan keharmonisan antara instansi pemerintah dan masyarakatnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai dari Pokja IV TP PKK Pusat, Nurjanah menjelaskan, pilot project ini diikuti oleh seluruh daerah se-Indonesia dengan masing-masing tema yang dipilih, termasuk kelurahan Wanasari yang berhasil mewakili Kabupaten Bekasi di tingkat Provinsi Jawa Barat memilih tema Peduli Lingkungan.
“Jadi jika sudah berhasil sampai pada tahap ini artinya sudah melewati tiga tahap sebelumnya, dari 38 provinsi menjadi 25 provinsi dan sekarang di tahap observasi lapangan ada sebanyak 17 provinsi. Poin pentingnya ada di keterkaitan dan kemanfaatan, apakah ini benar-benar piloting yang dimulai dari tahun 2021 dan seterusnya sehingga ini dapat menjadi suatu program untuk keberlangsungan bagi warga tentang peduli lingkungan,” jelasnya.
Beliau juga mengatakan bahwa, para kader TP PKK di Kabupaten Bekasi yang dalam hal ini lokusnya adalah RW. 018 Perum Bekasi Regensi II telah maksimal dalam memanfaatkan dan mengelola berbagai program dan inovasi yang tadinya berangkat dari permasalahan banjir dan terus berkembang pada sektor-sektor mendasar lainnya.
“Dalam pengelolaan sampah, monitoring sampai dengan pelaporan di sini sudah cukup bagus, terlihat dari produk-produk yang dihasilkan baik produk rumah tangga, pengolahan makanan dan lain sebagainya. Poin penting tadi sudah terpenuhi yaitu bagaimana produk yang dihasilkan juga bernilai ekonomis yang bisa menjadi pemasukan bagi masyarakat disini, karena penilaiannya akan melihat efektifitas dan efisiensinya sejauh mana berpengaruh terhadap salah satu kriteria untuk dinilai.
Pada Kesempatan yang sama, Encun Sunarto selaku camat Cibitung menambahkan melihat respon yang ditunjukkan oleh tim penilai dari TP PKK Pusat, dirinya yakin bahwa dengan segala kesiapan mulai dari penyajian data, kemudian peninjauan lapangan terhadap spot-spot yang telah ditentukan, Kabupaten Bekasi pantas menyandang pilot project Gagah Bencana tingkat nasional di bidang Peduli Lingkungan.
“Kami yakin bahwa kita siap menjadi pilot project untuk skala nasional, sudah dibuktikan bahwa sejauh ini Kelurahan Wanasari telah meraih prestasi yang luar biasa, diawali dengan pengelolaan sampah dari rumah tangga, dipilih mana yang organik dan an organik yang bisa menjadi produk kerajinan tangan sehingga mampu memiliki daya jual dan membantu perekonomian masyarakat dan eco enzyme, hingga dari tanaman hidroponik di lingkungan rumah yang aman untuk di konsumsi, tegasnya. (Nyi)

