Mewujudkan Ketahanan Pangan, Cawapres Ma’ruf Amin Kunjungi Lahan Pertanian Terpadu di Cibitung

Cibitung, Jurnalbekasi.com – Pj Bupati Dani Ramdan mendampingi kunjungan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dalam acara Gerakan Ketahanan Pangan Nasional tahun 2023 di Lahan Pertanian Terpadu Korem 051/Wkt di Desa Wanajaya, Cibitung, Kab Bekasi pada Rabu (1/11/23)

Wakil Presiden RI Bapak Ma’ruf Amin memuji Gerakan Nasional Ketahanan Pangan yang diinisiasi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bekerja sama dengan Kementerian Pertanian di 385 lokasi yang tersebar di Indonesia.

Bapak Ma’ruf Amin saat acara peluncuran  Gerakan Nasional Ketahanan Pangan pun memberikan mandat kepada Panglima TNI dan jajarannya untuk terus memanfaatkan seluruh lahan tidur yang ada di bawah naungan TNI untuk pertanian, perkebunan, dan budidaya ikan.

“Insya Allah tanah di bawah TNI itu tidak ada yang tidur lagi dan ini memang di semua lini,” kata Bapak Ma’ruf Amin selepas meninjau area lumbung pangan di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

Lumbung pangan di Wanajaya, yang luasnya mencapai 43 hektare, merupakan lahan yang dikelola oleh Korem 051/Wijayakarta. Di area itu, ada persawahan, peternakan sapi, perkebunan anggur dan buah-buahan, kemudian ada juga tambak untuk beragam jenis ikan.

Bapak Wapres RI Ma’ruf Amin bersama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, meninjau area lumbung pangan itu, yang ditetapkan sebagai “pilot project” atau kawasan uji coba untuk program Gerakan Nasional Ketahanan Pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Wapres RI Bapak Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi terhadap Gerakan Nasional Ketahanan Pangan yang diinisiasi oleh TNI bekerjasama dengan Kementerian Pertanian karena dinilai dapat menjawab persoalan pangan yang saat ini menjadi permasalahan yang tengah dihadapi oleh global dunia.

“Kita tentu tidak ingin Indonesia mengalami masalah krisis pangan, padahal kita mempunyai banyak lahan. Oleh karena itu kita ingin mengoptimalkan semua lahan, terutama lahan yang tidur untuk dijadikan lahan produktif,” jelasnya.

Menurut Wapres, optimalisasi serta upaya-upaya untuk menjaga ketahanan pangan ini juga menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab TNI dalam rangka operasi militer selain perang. Sehingga seluruh lahan yang berada di bawah naungan TNI dapat dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, dan juga budidaya ikan.

“Saya tadi melihat sudah seluruh Kodam bisa melakukan gerakan ini sehingga insyaalloh tanah dibawah TNI itu tidak ada yang tidur lagi, dan ini memang di semua lini. Kemarin juga saya meresmikan kawasan pangan nasional di Sulawesi Tengah di Kabupaten Donggala, disana digerakkan sekitar 15 ribu hektar dan juga ditempat-tempat yang lain saya kira akan terus dilakukan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengaku bangga salah satu wilayah di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Desa Wanajaya, saat ini mampu menjadi objek percontohan nasional dengan kawasan Food Estate didalamnya.

“Pengembangan pusat pertanian terpadu seperti ini sangat baik, tidak hanya monokultur padi ataupun jagung tetapi ada peternakannya, ada perikanannya, ada buah-buahannya. Akan ada juga UMKM dan tempat wisatanya, dan ini sekarang menjadi percontohan,” ungkapnya.

Dani Ramdan kagum dengan upaya TNI yang sangat serius dalam membangun ketahanan pangan di Kawasan Food Estate tersebut, serta dikembangkan juga dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Sampai ada taman bacaan, ada tempat camping dan lapangan sepakbola. Jadi semua segmen masyarakat di luar segmen masyarakat pertanian bisa ikut memanfaatkan kawasan ini untuk tujuan-tujuan kebaikan,” ujarnya.

Dani juga mengajak para investor yang saat ini memiliki lahan yang belum dibangun, baik untuk kawasan industri ataupun perumahan, agar bekerjasama dengan masyarakat dibantu Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan dan lebih produktif.

“Tahun depan ada anggaran untuk pengadaan bibit dan pupuk, untuk mendorong masyarakat menggunakan lahan-lahan tersebut, kalaupun tidak ada bisa di pekarangan, nanti dibantu oleh jajaran Dinas Pertanian,” tutupnya.

Dalam kesempatan ini dilakukan penyerahan bantuan yang berasal dari Badan Pangan Nasional Kementerian Pertanian RI dan Mabes TNI untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi  berupa ternak sapi, domba beserta kendang, alat pengolah pakan ternak, tractor roda 2 pompa air irigasi, komoditas holtiklutura berupa bibit buah-buahan.

Hadir dalam kegiatan ini Menteri Pertanian RIH Andi Amran Sulaiman, MP, Panglima TNI H Yudo Margono, Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Bappenas RI H Arief Prasetyo Adi, Ditjen Hortikultura Prihasto Setyanto, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, PJ Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, PJ Bupati Bekasi H Dani Ramdan, Sekda Kabupaten Bekasi Dody Supriadi, Unsur  Forkompimda Kabupaten Bekasi, Segenap Jajaran dari unsur Kepala Dinas, Camat Cibitung Encun Sunarto, dan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *