Cibitung, Jurnalbekasi.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi sedang melakukan kembali perbaikan jalan berlubang di wilayah Kecamatan Cibitung. Fokus pengerjaan perbaikan kali ini dilakukan di ruas jalan Wanasari-Kampung Utan
Hal ini merupakan salah satu upaya untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selaku pengguna jalan, terutama ruas jalan yang dikeluhkan oleh warga di Kabupaten Bekasi.
Kerusakan jalan terutama terjadi di ruas yang mengarah dari Pasar Induk Cibitung menuju Underpass Cibitung. Jalan yang berlubang tersebut berjumlah lebih dari tiga titik dengan kedalaman 10-20 centimeter.
Sudah banyak pengaduan masyarakat ke DSDABMBK Kabupaten Bekasi mengenai kondisi jalan yang sering macet di pagi hari, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang harus segera diperbaiki dan di perlebar agar tidak macet. Kondisi ruas jalan yang berlubang dan bergelombang tersebut, apalagi ketika musim hujan yang tiba, membuat pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor harus ekstra berhati-hati untuk melintas di ruas jalan tersebut, karena dibeberapa titik ruas jalan terdapat air yang menggenang.
“ Karena ketika musim hujan, ada genangan air yang menutupi badan jalan, jadi pengendara tidak menyadari kondisi jalan yang berlubang, akibatnya rawan terjadi kecelakaan,”
Tercatat ada beberapa kecelakaan yang terjadi di jalan tersebut karena banyak pengendara memilih menghindari jalan berlubang atau malah terjatuh ke jalan tersebut.
Menanggapi permasalahan tersebut, melalui UPTD Wilayah I Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, mengambil langkah untuk mulai memperbaiki ruas jalan Wanasari – Kampung Utan tersebut. Perbaikan dilakukan dengan melakukan pengorekan jalan yang bergelombang. Kedalaman pengorekan mencapai 4 centimeter. Selanjutnya jalan tersebut akan dibuat sebanyak dua lapis dengan total ketebalan 10 centimeter.
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi bertekad untuk dapat terus melakukan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bekasi. Dengan terlaksananya perbaikan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Data dari Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, pada akhir 2023 tercatat telah diperbaiki ruas jalan sepanjang 200 kilometer dengan melalui pengaspalan meliputi pelebaran jalan menuju standar, pelebaran jalan menambah lajur jalan, rehabilitasi jalan, serta pemeliharaan jalan berkala. Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menyatakan Pemkab Bekasi terus mengupayakan peningkatan kualitas jalan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat hingga mencapai 80 persen.
“ Pemantapan jalan di Kabupaten Bekasi telah mencapai 81 persen. Sepanjang lebih dari 100 kilometer jalan telah kami perbaiki. Pemerintah pusat mengimbau agar kemantapan jalan di Kabupaten Bekasi bisa mencapai 80 persen dari total panjang jalan di Kabupaten Bekasi,” kata Henri.
Sedangkan dalam SK yang menetapkan status jalan kabupaten dan jalan desa, panjang jalan yang dimiliki Kabupaten Bekasi dari tahun 2017 hingga akhir Desember 2023 adalah 946 kilometer. Dari hasil survei dan pendataan ulang yang dilakukan oleh Dinas SDABMBK, jumlah tersebut bertambah menjadi 1.071 kilometer. Selain itu, Dinas SDABMBK juga telah menuntaskan rehabilitasi jalan di sejumlah ruas jalan milik Kabupaten Bekasi. Perbaikan ini merupakan bentuk peningkatan kualitas jalan baik dari segi panjang maupun lebar jalan. Pada tahun 2023, sebanyak 143 titik jalan telah diperbaiki.
Sementara itu, mandor perbaikan jalan Sudaryanto yang ditemui JB, mengatakan perbaikan ruas jalan tersebut harus selesai sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditetapkan
Beliau menuturkan, penyelesaian perbaikan ruas jalan Wanasari – Kampung Utan yang ditanganinya dikerjakan dari pagi hingga pukul 23.00 WIB. Jumlah pekerja proyek lebih dari 50 orang.
Ia berharap, pengerjaan jalan tol dengan pekerja sebanyak 50 orang di bawah tanggung jawabnya tersebut bisa selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. ucapnya (Nyi)

