Kecamatan Sukatani, Jurnalbekasi.com – Sebanyak 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Sukatani mengikuti pelatihan yang digagas oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bekasi pada Selasa 10/09/24, di Kantor Kecamatan Sukatani
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi Agus Dwi Riyanto, dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi dengan agenda mengunjungi para pelaku usaha khususnya UMKM untuk melakukan pendampingan dan konsultasi dalam permasalahan usahanya termasuk pembuatan legalitas usaha dan perijinan, serta berupaya meningkatkan manajemen operasional UMKM
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini digelar agar pelaku bisnis atau UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasionalnya kemudian mengoptimalkan meningkatkan kualitas dan layanan, bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik bagi para pelaku UMKM, karena bagi pengusaha rumahan dalam mengelola keuangan bisnis terkadang jadi lebih sulit karena uang yang diperuntukkan untuk kegiatan usaha bercampur dengan uang untuk keperluan pribadi dan biasanya jarang dicatat.
“Pada kegiatan pembinaan dan pendampingan ini diharapkan agar pelaku UMKM Kecamatan Sukatani dapat mengindetifikasi potensi perbaikan, mengimplementasi strategi yang spesifik dalam mengelola bisinis secara lebih efisien sehingga mampu bersaing dengan para pelaku UMKM di kecamatan lain atau bahkan di kabupaten Bekasi”
Camat Sukatani Agus Dahlan, dalam sambutannya menyampaikan pihaknya menyambut baik kegiatan ini. “Kita sangat bersyukur kegiatan konsultasi pendampingan manajemen bisnis (Kopi Manis) semacam ini dilaksanakan”. Semoga dengan adanya kegiatan ini para pelaku usaha UMKM di wilayah Kecamatan Sukatani dapat lebih maju dan berkembang, mampu bersaing di pasar yang lebih luas, dan dapat menjadi wadah dalam meningkatkan penjualan.
“Alhamdulillah kegiatan UMKM sudah berjalan, walau belum maju seperti yang ada di daerah perkotaan dan semoga kedepannya ada kemajuan”.
Beliau mengaku pihaknya sudah sering melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM, beliau juga berharap bahwa kedepannya para pelaku UMKM yang ada di kecamatan Sukatani mampu mengelola segala jenis kegiatan usaha yang ada di Kecamatan.
Lebih lanjut beliau mengatakan agar para pelaku usaha memanfaatkan fasilitas ruang terbuka yang ada didepan halaman kecamatan Sukatani, yakni dengan cara para pelaku usaha secara bersama-sama mengadakan kegiatan festival UMKM pada hari Sabtu dan Minggu yang dirancang untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk UMKM yang ada di Kecamatan Sukatani. Selain menyelenggarakan stand pameran dan bazaar ini diharapkan dapat menghadirkan hiburan dari berbagai artis lokal untuk meramaikan panggung yang ada di Halaman Kecamatan Sukatani.
Menurutnya event seperti itu sangat bagus karena menampilkan berbagai kreasi warga, mengangkat kearifan lokal serta melibatkan pelaku UMKM warga sekitar sehingga denyut nadi perekonomian meningkat serta bisa memambah pemasukan dan pendapatan.
Sejauh ini sudah ada beberapa event yang sudah kita selenggarakan oleh kecamatan seperti pada saat malam puncak 17 Agustus dimana kegiatan sangat ini ramai dan antusias masyarakat juga tinggi sehingga meningkatkan perekonomian sekitar.
Selanjutnya Beliau juga berharap agar kedepannya para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Sukatani ini bisa berpartisipasi pada event-event yang dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Bekasi, dan beliau juga menyarankan agar kegiatan-kegiatan yang biasa diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten Bekasi jangan selalu dilaksanakan di Meikarta, coba mulai sekarang di lakukan di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Bekasi contohnya seperti kecamatan Sukatani yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian pelaku UMKM dan mempromosikan wilayah kecamatan ini, karena banyak perusahaan dan pengusaha yang saat ini tidak mengetahui kecamatan Sukatani. Beliau berharap agar di kecamatan Sukatani ini diadakan bazaar UMKM tingkat kabupaten Bekasi sehingga kegiatan ini diharapkan dapat mengundang para pengusaha untuk tertarik melihat UMKM yang ada dikecamatan Sukatani serta juga membantu Masyarakat hingga pelaku usaha UMKM di wilayah Sukatani.
Di akhir beliau mengungkapkan melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan pelaku usaha UMKM dapat meningkatkan kualitas produk mereka sehingga mampu bersaing dan perkuat pemasaran serta penjualan. Pelaksanaan program “Kopi Manis” ini bukan hanya sekedar ceremonial saja, melainkan dibutuhkan aksi nyata (real) disamping pendampingan manajerial bisnis dan semoga pihak Dinkopukm Kabupaten Bekasi sebagai pihak pemerintah yang memprakarsai pendampingan dan konsultasi ini dapat menjembatani dalam meningkatkan daya saing produk melalui desain kemasan (packaging) dan perangkat promosi yang ada diwilayah Sukatani, Tutupnya
Hadir dalam kegiatan ini Ketua forum UMKM Kecamatan Sukatani, Para pelaku se-Kecamatan Sukatani dan Pembicara Ibu Fiqih Maria Rabiatul Hariroh. Dosen Kewirausahaan, dari Universitas Pelita Bangsa (Nyi)

