
Tambun Utara, Jurnalbekasi.com -Kecamatan Tambun Utara Menggelar Musrenbang Tahun 2025 untuk Tahun Anggaran 2026 yang berlansung pada Rabu, (12/02/25) di Aula Kecamatan Tambun Utara. Musrenbang 2026 mengusung tema “Peningkatan Pelayanan Publik, Perekonomian yang Berdaya Saing dan Infrastruktur Pelayanan Dasar Inklusif dan Berkelanjutan”. Pada Musrenbang tahun ini, terdapat delapan desa di kecamatan tersebut yang mengajukan total 505 usulan dengan mayoritas masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur, yaitu perbaikan jalan dan saluran air.
Camat Tambun Utara, H. Najmuddin, S.Ag., M.Ling., M.Tr.IP, menyampaikan bahwa perbaikan jalan dan pembangunan saluran air masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Untuk tahun 2026, kami menerima 505 usulan dari delapan desa, sedangkan untuk tahun 2025 usulan yang masuk pada proses kegiatan musrenbang Kecamatan Tambun Utara sebanyak 172 usulan. Adapun fokus prioritas Musrenbang Kecamatan Tambun Utara meliputi: 1. Pembangunan jalan lingkungan 2. Pembangunan jalan alternatif 3. Pembangunan dan Pemeliharaan saluran drainase 4. Penerangan jalan umum 5. Pembangunan Turap kali. Mayoritas usulan masih terkait infrastruktur,” ujarnya
Selain infrastruktur, kemacetan lalu lintas juga menjadi masalah utama di wilayah tersebut, terutama di jam-jam sibuk bahkan hari libur.
“ Untuk itu perlu ada penambahan ruas jalan alternatif baru dan dipasang rambu-rambu lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di wilayah tersebut,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwasanya Musrenbang ini merupakan bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang nantinya akan menentukan prioritas pembangunan di Kota Bekasi. Masih dominannya usulan terkait infrastruktur menunjukkan bahwa permasalahan dasar kota tidak sepenting infrastruktur.
“ Selanjutnya, pengajuan ini akan disaring lagi dalam Musrenbang tingkat kabupaten,” katanya. (Nyi)

