
Gedung Juang, Jurnalbekasi.com – Jajaka Nusantara menggandeng Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam Festival durian dan buah nusantara yang digelar Jajaka Nusantara, di Gedung Juang Tambun Selatan pada sabtu (15/02/25).
Dalam sambutannya Ketua Umum Jajaka Nusantara Hk Damin Sada mengatakan “jadi kegiatan ini adalah bagian daripada bentuk ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah,”ujarnya.
“Kenapa saya jadikan buah durian sebagai simbol daripada festival ini karna sekarang sedang musim durian, dan ada sejarahnya di dekade tahun 70 dan 80-an durian Bekasi sangat tersohor dan lezat, bukan hanya ada durian, dulu di Bekasi ada duku, kokosan, manggis dan salak, semua buah-buah itu ada di Bekasi ,”Kata Beliau.
“Contoh nyatanya Kota Bekasi logonya adalah durian, pemda-nya logonya durian, lalu di Kecamatan Mustika Jaya ada tugu durian, jadi terbukti bahwa durian Bekasi tersohor,”ungkapnya.
“Dengan diadakannya acara ini kami berharap nanti Pemerintah Kabupaten serta Kota Bekasi bisa mencanangkan kembali penanaman durian Bekasi, selain itu beliau juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi segera mengesahkan Perda kawasan khusus pertanian yang dimana tidak ada lagi alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan,”tutupnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron mengatakan “Saat ini kami Dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Bekasi sedang mendorong dan merumuskan Perda wilayah khusus pertanian, yang dimana wilayah ini tidak boleh digunakan dan dialih fungsikan menjadi wilayah industri atau perumahan,wilayah ini adalah yang pertama di selatan adalah Bojongmangu serta di utara ada Tambelang, Sukawangi dan Cabangbungin,”katanya.
“Ini merupakan bagian kita daripada mengsukseskan swasembada pangan yang di canangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto,”tutupnya.
Sementara itu Pj Bupati Bekasi Bapak Dedy Supriyadi mengatakan”Kita pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung swasembada pangan,”tutupnya (CAL)

