Kegiatan Botram Kembali Di Buka Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Jadi Tuan Rumah.

 

Sukarukun, Jurnalbekasi.com – Pasca idul fitri kegiatan berkolaborasi terus melayani kembali di gelar di Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, kegiatan ini digelar pada sabtu (26/04/25).

Kepala Desa Sukarukun Bapak Karnada mengatakan dalam sambutannya “Alhamdulilah kegiatan Botram ini kembali dibuka di Desa Sukarukun, kegiatan Botram dimulai pasca idul fitri dan libur lebaran, kegiatan Botram memudahkan akses pelayanan kepada masyarakat Desa Sukarukun yang didominasi warga pendatang,yang tidak sempat mengakses pelayanan publik pemerintah Kabupaten Bekasi,”Kata Beliau

Sementara itu Camat Sukatani Bapak Drs. Agus Dahlan ,MM mengatakan dalam kegiatan Botram Desa Sukarukun ini “Tentunya kami atas nama masyarakat Kecamatan Sukatani khususnya Desa Sukarukun mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Disdukcapil sebagai leading sektor kegiatan berkolaborasi terus melayani dan ini upaya kita untuk mendekatkan pelayanan jemput bola ini kepada masyarakat dan dilaksanakan pada hari libur, karena memang khusus Desa Sukarukun ini banyak warga masyarakat yang bekerja pada hari kerja, oleh karena itu kegiatan Botram ini sangat membantu sekali, terlihat antusiasme masyarakat sejak pagi berkumpul untuk mengakses pelayanan administrasi kependudukan kemudian bursa kerja dan pembayaran PBB, pemeriksaan kesehatan serta golongan darah dan lain-lain, alhamdulilah kegiatan Botram ini memudahkan warga masyarakat mengakses pelayanan publik pemerintah Kabupaten Bekasi,”ujar beliau.

Camat Sukatani juga berharap dengan adanya kegiatan masif pembangunan di Kabupaten Bekasi khususnya di Kecamatan Sukatani beliau berharap “Kalau untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Sukatani sendiri yang sangat kita dambakan kedepannya itu adalah normalisasi dan rehabilitasi SS Srengseng Hilir atau Kali Cikarang, karena untuk wilayah Sukatani ini masih daerah hilir manakala hujan besar, Kecamatan Sukatani ini sering terdampak banjir kiriman dari Kali Cikarang dan saat musim kemarau terjadi kekeringan airnya tidak sampai ke lahan petani, oleh karena itu insya allah di tahun ini informasi dari Balai Besar Wilayah Sungai akan di lakukan normalisasi dan rehabilitasi SS Srengseng sepanjang 33 KM “kata beliau.

“Normalisasi baru dimulai, saya melihat di SBSH Sosong itu untuk pembangunan bendungan, kami mendapat informasi dari BBWS karena memang disini banyak bangunan liar rencananya akan di lakukan pengukuran dulu, titik mana yang akan digunakan untuk pembangunan tanggul informasinya awal bulan mei akan dimulai”ujar beliau.

Camat Sukatani juga menghimbau kepada warga masyarakat yang masih berada di bangunan liar beliau mengatakan”Tentunya kita menghimbau pada masyarakat supaya taat pada aturan-aturan yang ada kalau memang tanah negara kembalikan fungsinya untuk sebagai tanah negara, kaerna bagaimana pun juga kondisi Kabupaten Bekasi saat ini saluran-saluran air di Kabupaten Bekasi perlu dinormalisasi, kalau seumpamanya masyarakat tetap pada pada pendiriannya, tetap membangun di bantaran sungai ini sangat menganggu kegiatan normalisasi sungai, jadi di himbau supaya dengan kesadarannya sendiri,membongkar sendiri bangunan bangunan yang di bantaran sungai dan tanah negara,”tutup beliau.

Sementara itu Kepala Dinas Disdukcapil Bapak Dr. H. Carwinda, M.Si mengatakan “Kegiatan Botram Desa Sukarukun ini adalah pembukaan kegiatan Botram pasca lebaran, beliau berharap kegiatan ini makin memudahkan akses masyarakat pada pada pelayanan publik serta administrasi, karena Botram merupakan program kolaborasi yang mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” Tandasnya. (Cal*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *