
Tambun Utara, Jurnalbekasi.com – Kegiatan Botram atau berkolaborasi terus melayani kembali digelar dilapangan Desa Sriamur Tambun Utara Kabupaten Bekasi pada hari sabtu (17/05/25)
Camat Tambun Utara H. Najmuddin, S.Ag M.Link., M.,Tr,IP mengatakan dalam sambutannya “Kami sampaikan selamat datang di kegiatan botram (berkolaborasi terus melayani) edisi yang kedua bagi Kecamatan Tambun Utara,”ujarnya.
“Alhamdulillah setiap ada penyelenggaraan botram masyarakat selalu menyambutnya dengan antusias, karena tidak semua warga masyarakat yang bisa mengakses pelayanan publik setiap harinya, jadi kami sangat senang dan terbantu dengan adanya giat botram ini,”ujar beliau.
“Tetapi yang kami sayangkan pada edisi botram saat ini adalah, stand-stand layanan di giat botram tambun utara kali ini berkurang secara drastis, contohnya adalah stand pelayanan SIM dan STNK keliling yang biasanya ada, tetapi kali ini tidak ada, jadi masyarakat agak kecewa karena tidak bisa mengakses layanan SIM dan STNK keliling,”kata beliau.
“Kami berharap agar kedepannya layanan-layanan botram yang dulu ada serta lengkap dan meriah, agar diadakan kembali karena memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dan tak perlu repot lagi dalam mengakses layanan-layanan publik”tutupnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Bapak Imam Fathurrahman, ST. M.Si turut hadir dan membuka kegiatan Berkolaborasi terus melayani (Botram) ini beliau mengatakan “Giat botram ini adalah pelayanan langsung Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada masyarakatnya, agar warga masyarakat Kabupaten Bekasi bisa merasakan kemudahan dalam pelayanan publik yang mungkin saja tidak bisa ia akses setiap harinya, karena ada di hari kerja,”katanya.
“Giat botram hadir karena hal ini, jadi giat botram adalah pelayanan prima Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada warga masyarakat secara langsung,”kata beliau.
Selain itu beliau juga menghimbau kepada seluruh satuan pendidikan yang di Kabupaten Bekasi baik negeri maupun swasta agar tidak mengadakan acara wisuda sekolah serta study tour sesuai arahan Bapak Gubernur Jawa Barat.
Beliau mengatakan “Kami akan terus mensosialisasikan surat edaran Gubernur Jawa Barat tentang larangan wisuda serta study tour himbaun ini berlaku kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bekasi,”katanya.
“Kegiatan kelulusan bisa diisi dengan hal-hal yang yang bermanfaat lainnya seperti makan bersama berdoa bersama refleksi bersama minta maaf kepada guru atau seperti kemarin anak-anak di SMK 1 Tambelang yang mengadakan acara pesta air bersama Damkar, jadi kegiatan kelulusan jangan sampai memberatkan dan merusak, harus mudah dan tidak memberatkan,”tutup beliau. (Cal)

