
Cibitung, Jurnalbekasi.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang berlangsung bulan lalu di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Hal ini disampaikan Sekretaris KORMI Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana, dalam kegiatan Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) Kecamatan Cibitung, Sabtu (13/9/25).
“Alhamdulillah, dari total 56 pegiat asal Kabupaten Bekasi yang mengikuti ajang tersebut, tim kami berhasil menyumbangkan 9 emas, 7 perak, dan 6 perunggu. Total 22 medali ini turut mendorong Jawa Barat mempertahankan gelar juara umum, sekaligus menempatkan Kabupaten Bekasi di peringkat 4 terbaik se-Jawa Barat,” ungkap Ratu.
Pada gelaran FORNAS VIII NTB 2025, para pegiat olahraga dari masing-masing induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga) menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan 56 pegiat, 13 pelatih, dan official, KORMI Kabupaten Bekasi berhasil menjadi salah satu penyumbang medali penting bagi kontingen Jawa Barat.
Lebih lanjut, Ratu menegaskan bahwa KORMI Kabupaten Bekasi akan terus melakukan pembinaan untuk mengembangkan olahraga masyarakat.
“Dari olahraga masyarakat, tidak hanya tradisi dan budaya yang dilestarikan, tetapi juga prestasi bisa lahir. Kini masyarakat bisa berprestasi lewat olahraga tradisional maupun olahraga rekreasi,” jelasnya.
KORMI Kabupaten Bekasi juga aktif bekerja sama dengan Disbudpora untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga. Beberapa program yang dijalankan antara lain penyebaran kegiatan Yayasan Jantung Indonesia hingga ke tingkat RW, serta pelatihan instruktur aerobik yang diberikan sertifikat resmi dari KORMI.
Ratu menambahkan, semangat ini selaras dengan komitmen Ketua KORMI Kabupaten Bekasi, dr. H. Asep Suryaatmaja, yang ingin masyarakat hidup sehat dan bugar melalui olahraga.
“Olahraga masyarakat ini terbuka untuk semua kalangan, dari usia 3 tahun hingga 80 tahun. Dari hobi bisa lahir prestasi, dan yang terpenting adalah masyarakat Bekasi menjadi sehat, sehingga SDM kita semakin kuat untuk mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya (Cal)

