PMI Kabupaten Bekasi Gelar Ajang Kreativitas Seni dan Budaya Pelajar 2025 : “Wadah Ekspresi Generasi Muda Untuk Menumbuhkan Nilai Empati, Persatuan, dan Keberagaman”

Tambun, Jurnalbekasi.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menggelar Ajang Kreativitas Seni dan Budaya Pelajar tingkat kabupaten pada Sabtu (18/10/25), di Gedung Guru PGRI Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan.

Kegiatan ini diikuti oleh 202 pelajar tingkat SMA/MA dan SMK dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi paduan suara, menyanyi solo, poster digital, serta kuis cepat tepat.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mandat PMI dalam pembinaan generasi muda sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

“PMI diberi mandat untuk melakukan pembinaan generasi muda melalui pendidikan dan latihan kepalangmerahan. Salah satunya melalui kegiatan seni dan budaya ini, yang bertujuan menanamkan nilai keberagaman, empati, dan semangat persatuan,” ujar Akhmad Kosasih.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan potensi dan kreativitas mereka di luar lingkungan sekolah.

“Melalui forum ini, para pelajar bisa saling mengenal dan menghargai perbedaan. Budaya juga mengajarkan nilai-nilai luhur dan spiritualitas yang penting dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah III, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi.

Ajang ini merupakan kegiatan perdana yang diinisiasi oleh Cops Sukarelawan PMI Kabupaten Bekasi dan didukung oleh tim KSR Matas PMI. Rencananya, kegiatan serupa akan kembali digelar tahun depan dengan format yang lebih luas, melibatkan peserta dari jenjang SD dan SMP.

“Setelah kegiatan ini akan dilakukan evaluasi. Harapannya, tahun depan pelaksanaannya bisa lebih besar, lebih meriah, dan menjangkau lebih banyak peserta,” tutup Akhmad Kosasih. (Cal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *