Menyambut Astacita Presiden Prabowo, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Terus Berinovasi Kembangkan Sektor Pertanian

Cikarang Selatan, Jurnalbekasi.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi kembali membuka layanan terpadu dalam kegiatan Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) di Kecamatan Cikarang Selatan, Sabtu (22/11/25).

Pada kegiatan tersebut, Dinas Pertanian menyediakan beberapa layanan untuk masyarakat, di antaranya penjualan pupuk murah, sosialisasi perawatan tanaman, sosialisasi tanaman toga dan tanaman pangan, serta sosialisasi perawatan tanaman padi.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Cikarang Selatan, Antoni, S.P., menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program Astacita Pertanian yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia.

“Kami sangat menyambut baik program Astacita Pertanian dari Pemerintah Republik Indonesia. Dengan keterbatasan luas lahan pertanian di Kecamatan Cikarang Selatan, kami tetap berkomitmen mendukung program Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Dinas Pertanian terus mendorong implementasi program tersebut melalui kegiatan langsung di lapangan.

“Kami rutin mensosialisasikan program ini dan sering mengadakan penjualan pupuk murah. Sesuai instruksi Bapak Menteri Pertanian, harga pupuk turun 20 persen. Ini sangat membantu dan memudahkan petani. Harapannya, program ini dapat memotivasi petani agar lebih semangat menanam dan hasil panen semakin melimpah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Antoni juga menyoroti kebijakan Presiden Prabowo mengenai penghentian impor beras.

“Program stop impor beras sangat menggembirakan petani. Dengan kebijakan ini, petani bisa lebih sejahtera,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut juga berdampak positif pada stabilitas harga di tingkat masyarakat.

“Dengan adanya program stop impor beras, harga beras bisa lebih terkendali dan terjangkau. Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum ini. Di Kabupaten Bekasi, khususnya Cikarang Selatan, produksi beras mencapai 6 ton. Meski lahan persawahan rata-rata sudah menjadi milik pengembang, kita masih bisa memanfaatkan lahan yang ada,” tutupnya. (Cal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *