
Tambun Selatan, Jurnalbekasi.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melalui satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bersama HIMPAUDI Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Polres Metro Bekasi Kabupaten menggelar Bimbingan Teknis pencegahan perundungan sejak dini. Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Tambun Selatan pada Selasa, 14 April 2026. Acara diikuti para pendidik PAUD se-Kabupaten Bekasi.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Encep Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mencegah dan menangani perundungan di lingkungan pendidikan anak usia dini.
” Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat pemahaman para guru PAUD dalam mencegah dan menangani perundungan sejak dini.” ujar Encep dalam sambutannya
Dia menekankan bahwa edukasi tentang perundungan perlu diberikan sejak usia dini sebagai langkah pencegahan.
“Pencegahan harus dimulai sejak dini, perundungan dapat terjadi di berbagai lingkungan, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif untuk mengatasinya sejak awal.”katanya
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, S.H., M.H., turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut dan memberikan penguatan kepada para peserta dengan sharing pengalamannya sebagai praktisi konselor hipnoterapi, sekaligus menekankan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan terhadap pembentukan karakter anak.
Menurutnya, anak-anak dan remaja yang mengalami luka batin akibat pola asuh yang tidak tepat cenderung menunjukkan perilaku antisosial karena mereka membutuhkan perhatian. Karena itu, para guru PAUD perlu memahami 5 bahasa cinta sebagai salah satu pendekatan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Melalui program Polisi Menyapa Anak, kepolisian mendorong penguatan peran keluarga dalam membangun hubungan emosional yang sehat dengan anak. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan sosialisasi mengenai lima bahasa cinta dalam keluarga, yaitu words of affirmation, quality time, receiving gifts, acts of service, and physical touch.
Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan kasih sayang menjadi faktor penting dalam mencegah perilaku menyimpang termasuk perudungan.
Hadir sebagai narasumber utama Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKP, Perida Apriani Sisera, Panjaitan S.IK.,M.H, didampingi Kanit PPA AKP Dokter Malindra Gunawan, S.H.,M.H dan Aipda Yuliana Restu sebagai penyidik PPA.
Polres Metro Bekasi juga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Program ini bertujuan untuk lebih mendekatkan institusi kepolisian dengan anak-anak, serta membangun rasa aman tanpa rasa takut dan menghilangkan stigma negatif. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap dugaan pelanggaran hukum yang ditemukan di lingkungan sekitar melalui Call Center Polri 110 khusus Kabupaten Bekasi. (Cal)

